14 Jun 2016

Membuat Topeng Spiderman Sendiri

Membuat Topeng Spiderman Sendiri. Adek Ayyan (3th) menyukai Spiderman. Rasanya sudah agak lama hal itu berlangsung, sejak idola sebelumnya si Balveer sudah mulai jarang dia sebut.

Suatu hari saya berbincang dengan Adek:

Mama : “Dek, kalau besar mau jadi apa? Polisi?”
Adek : “Adek jadi Spiderman saja, polisi kalah, Spiderman kuat”

Jadi rupanya, Adek mengidolakan Spiderman karena tokoh hebat itu bisa mengalahkan segalanya. Ajaibnya, Adek selalu menyebut nama Spiderman jauh sebelum dia menonton filmnya. Bahkan saya tidak tahu dimana dia mengenal manusia laba-laba itu pertama kali. Karena baru beberapa pekan yang lalu dia melihat aksi spiderman di layar kaca. Kebetulan Pap Nay menonton pemutaran ulang filmnya di TV. Adek yang kebetulan main di dekat bapaknya, ikut nonton. Adek terlihat serius sekali, dia mengikuti dari awal sampai akhir.

Setelahnya, tambah hebohlah dia dengan si Spidy, dia baru tahu idolanya itu bisa mengalahkan kadal jahat yang jadi lawan Spiderman di film tersebut. Sejak itu, semua keinginan Adek seputar spiderman saja, hadiah ulang tahun pun dia minta mainan spiderman.

Jadi, beberapa hari belakangan ini setiap melihat penjual mainan, saya pasti mencoba menanyakan keinginan Adek kepada penjualnya. Tapi tidak ada satupun toko yang menyediakan mainan spiderman, apalagi topengnya, tidak ada sama sekali, yang tersedia kebanyakan topeng karakter kartun yang lain. Oh ya ada satu, tapi spidermannya warna hitam, spidy gadungan yang jahat. Untungnya Adek tetap menyukai mainan dari plastik itu. Beberapa hari dia selalu membawanya kemanapun dia berada, sampai tidurpun si spidy hitam harus bersamanya.

Beberapa hari kemudian, ternyata Adek tetap menagih topeng spiderman. Pap Nay terpaksa mencari kertas foto, searching gambar kepala spiderman, mengeprintnya, mengguting, lalu membuatnya jadi topeng. Adek senang sekali. Sayangnya kertas itu cepat rusak, karet gelang yang mengikatnya selalu terlepas karena lobangnya robek.
Adek dengan topeng spiderman dari kertas
Adek mulai lagi menyebut-nyebut topeng yang baru.
Suatu sore, sepulang dari kantor. Saya disambut Adek sedang memakai topeng.  Topengnya masih setengah jadi, hanya berupa kain berbentuk kepala dengan mata. Adek tidak mau melepasnya.

Ternyata Pap Nay membuat topeng spiderman untuk Adek. Topeng masih dalam proses pembuatan, sudah diambil alih oleh Adek. Untungnya setelah dibujuk, Adek mau melepasnya.

Ini saya share ya cara membuat topengnya. Tapi maafkan kalau minim gambar, karena saya tidak melihat prosesnya dari awal. Tidak apa-apa ya, yang penting mengerti :)

Membuat bentuk kepala

Gambar pola di kain merah mengikuti pola ini.
sumber gambar : Dali Lomo
Ukurannya disesuaikan dengan ukuran kepala anaknya. Lalu Gunting kain mengikuti pola .

Pap Nay meggunakan kain dari baju kaos merah. Sebenarnya baju itu masih baru, tapi karena jarang dipakai, jadilah dia dikorbankan.

Membuat mata
Mata dibuat dari karet atau plastik. Kalau yang Pap Nay buat dari mainan tokek Adek yang sudah rusak. Usahakan modelnya sudah cembung, supaya punya ruang lapang untuk mata, agar bulu mata anak tidak tersangkut. 

Lekatkan jaring hitam dengan cara menjahitnya. Oh ya, jaring hitam yang Pap Nay pakai dari jaring tas ransel yang rusak, itu lho semacam kantong kecil di pinggiran ransel.
 Daritadi sepertinya kerjanya merusak barang-barang saja ya :D
Setelah jadi tampilan mata seperti ini.
Matanya dibuat lebar
Oh ya, biarkan matanya agak besar, supaya anaknya tidak kehabisan nafas saat memakainya, karena spiderman kan tidak punya hidung :D

Memasang resleting
Resleting diambil dari celana kantor yang sudah lusuh, dilepas dari celananya, kemudian di Jahit di bagian belakang topeng. Ini perlu juga, supaya topengnya ngepas di kepala.

Menjahit resleting pakai mesin jahit jadul pemberian mami

Topeng spiderman tampak belakang

Membuat motif laba-laba
Gambarlah jaring laba-laba menggunakan spidol permanen berwarna hitam, gambar full dari depan ke belakang.

sumber gambar : Dali Lomo



Topeng Spiderman buatan sendiri sekarang siap digunakan.
Semua menggunakan bahan bekas, jadi minim biaya. Karena berbahan kain, topengnya juga tidak cepat rusak. Sebenarnya kalau punya kain merah lebih, bisa sekalian membuat baju dan celananya, sayangnya kaos merahnya sudah habis.
Bagaimana reaksi Adek? Wuih jangan dikata, dia senang luar biasa.

Setelah topengnya jadi, dia memakainya sepanjang hari itu. Meniru-niru tingkah laku spiderman, merayap-rayap, melompat, memasang kuda-kuda siap melempar jaring.

Alhamdulillah, anak riang, bapaknya senang, dompet emaknya aman.

10 komentar:

  1. Hahahha semua senang dih, emak juga karena dompetnya aman :))
    Bisa jadi ide ini klo babyjo juga mulai minta :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Yg terakhir itu penting jg :D

      Hapus
  2. HAHA kreatif banget. Saya juga punya sepupu yang seusia Ayyan. Dia mengidolakan Captain America. All about captain dia suka tapi belum sampe punya topengnya. kayaknya bakal suruh bikin sama emaknya nih :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kalo kapten America di sini ada sih topengnya di toko,tp kl mau buat bisa jg kali ya hehehe

      Hapus
  3. wahhh kreatifnyaaaaaaa keren kak

    BalasHapus
  4. Kreatif tuh gak perlu beli mahal-mahal :) Kalau boleh usul sekalian dong sama baju nya :)

    BalasHapus
  5. kreatif Mba Islah :)
    dan yang paling penting dompetnya tetap aman yah, hihihi (dasar ibu-ibu perhitungan)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Betul itu yg paling penting :D

      Hapus

Ada palekko ada kanse
Disantap dengan sambal cobek tumis
Leave any comment please
Yang penting tidak bikin penulis meringis